Demi menyelamatkan keislamannya, Suhaib bin Sinan bermaksud hijrah dari Mekkah ke Madinah. Namun, Suhaib yang asal muasalnya dari Romawi itu dicegat oleh musyrikin Mekah. Mereka berkata, “Wahai Suhaib, engkau datang kepada kami (di Mekah) dalam keadaan miskin dan hina, kemudian hartamu menjadi banyak setelah tinggal di daerah kami. Dan kini terjadilah permusuhan di antara kita. Maka engkau boleh pergi dengan selamat, tapi tidak boleh membawa sedikitpun dari hartamu.”